Hai there,....
Pernahkah dirimu merasa letih yang seletih - letihnya. Dirimu sudah mengupayakan yang kau pikir yang terbaik yang bisa kau usahakan untuk diri dan hidupmu namun sepertinya keadaan tidak berubah. Saat kau bangun di pagi hari dan kau takut menatap hari, kau khawatir apa lagi yang akan dihadapi dan dijalani di hari ini. Bagaimana sikap orang - orang di sekitarmu terhadapmu. Atau bahkan yang kau doakan sepertinya tetaplah tidak menjadi bagianmu, kendati yang paling sederhana sekalipun. Perasaanmu yang kau coba bangun agar lebih bersemangat mudah runtuh, kau tidak bisa berbagi dengan siapapun, lari kemanapun, kamu hanya ada di titik - titik kehidupan yang itu - itu saja, bahkan untuk menarik nafas sepertinya berat apalagi melihat hal - hal di sekelilingmu. Lalu kau membandingkan dirimu dengan orang lain, mengapa mereka terlihat baik - baik saja, bahkan mereka bisa tertawa lepas seperti tanpa beban.
Mood swing, suasana hati yang bermain seperti arah angin. Kadang kamu merasa standar, baik - baik saja namun terkadang kamu merasa sangat buruk. Tidak ada yang terasa menyenangkan baik di dalam hati maupun dalam pikiran. Kau diperhadapkan kepada peperangan pikiran yang kau pikir tidak akan sanggup kau menangkan. Kau tetap berusaha mencoba memperbaiki suasananya tetapi kau tidak memiliki tempat untuk berlari dan bersembunyi dari setiap suasana itu. Seperti melompat ke jurang dan kau tidak pernah mencapai dasarnya. Pernahkan hidupmu merasa selelah itu? Kau berkata tidak melakukan apapun atau tidak terlibat dengan siapapun tetapi mengapa hal - hal buruk tetap terjadi di dalam dirimu? Apa sebenarnya yang salah? Dirimu ingin merasa setidaknya meskipun tidak ada hal - hal luar biasa yang terjadi dalam hidupmu, semuanya tetap biasa - biasa saja, hidupmu dalam takaran yang normal, tetapi yang kau temui justru pikiran atau perasan seakan - akan dunia begitu memusuhimu, menjauhimu atau menolak kehadiranmu. Tidak ada yang mmengulurkan tangannya untukmu hanya sekedar untuk bertanya apa kau baik - baik saja. Seperti berjalan dalam terowongan gelap yang tidak kunjung habis dan ada ujungnya. Suasana hati yang dipermainkan oleh sesuatu dan kau tidak mampu mengendalikannya.
Hari ini aku menulis hal - hal ini, sebagai wujud dari apa yang aku rasakan dan kalian yang membacanya juga mungkin pernah mengalami atau merasakannya. Menuliskannya seperti ini sebagai jurnal, berharap sedikit mengurangi beban dalam pikiran dan sedikit banyak dapat memperbaiki suasana hati yang tidak menentu yang sedang aku rasakan. Memang benar, ada hal yang terjadi dalam kehidupan ini yang tidak bisa aku kontrol atau kendalikan. Aku hanya perlu merelakan atau berserah biarlah terjadi sesuai apa adanya. Namun, sebagian besar hal yang berkecamuk dalam benak atau pikiran ini, kemungkinan besar dapat dikendalikan dan itu hanya sejauh mana diri aku dapat menyalurkannya sedemikian rupa agar tidak mempengaruhi dan mengambil damai sejahtera di dalam diri. Karena membiarkan hal - hal negatif terus menyerangmu, hanya akan merugikan dirimu sendiri, tanpa niat, usaha dan semangat untuk mencoba setiap waktu menjadi pemenang dalam setiap peperangan yang mungkin kau pikir tidak akan kau menangkan, itu hanya sejauh antara pikiran ku dan bagaimana kemampuanku mengendalikannya dan apa yang aku putuskan untuk menang di dalam pikiranku. Hanya sejauh itu. Tanpa melupakan betapa pentingnya peran Tuhan, lewat doa dan keyakinan, bahwa hidup ini ada dalam kendali-Nya ada dalam sepengetahuan-Nya. Dan tidak ada yang mustahil yang Tuhan dapat kerjakan jika dirimu percaya Tuhan akan mengerjakannya buatmu. Kekuatan dari Tuhan tidak akan pernah habis. Yang kadang menganggap itu habis mungkin hanyalah sejauh pikiran atau perasaan saja.
Bersemangatlah meskipun benar - benar letih
Berjuanglah meskipun hanya dengan sisa - sisa tenaga yang ada
Berharaplah karena harapan akan membuka pintu kepada solusi apapun dari hal - hal rumit yang kau hadapi
Berdoalah dan percayalah kepada kuasa dan otoritas Tuhan.