Histats

Jumat, 26 Januari 2024

 Hai, Adi di sini. 

Bagaimana kabarmu hari ini? Dari tempatku berada, aku berharap semua hal yang kamu rasakan, alami dan jalani hari ini ada dalam kendalimu, kamu baik - baik saja, tetap optimis dan bersemangat melewatinya. Yah memang benar, tidak ada manusia yang pernah lepas dari yang namanya masalah, setiap hari pasti ada saja hal - hal yang merintangi jalan kita, apakah itu melalui perlakuan orang - orang di sekitar kita, oleh karena lingkungan yang kita temui, atau bahkan dari diri kita sendiri. Banyak hal. Namun, seperti apapun pengalaman hidupmu hari ini, aku ingin mengajakmu untuk bersukacita. Bersukacita berbeda dengan bahagia atau senang. Bahasa Inggris bersukacita adalah "Joy" sedangkan bahagia atau senang kita kadang mendengarnya sebagai "Happy". Joy atau bersukacita, adalah perasaan atau pikiran yang sifatnya lebih kekal, lebih menenangkan, kendati kita merasa tidak menemukan alasan apapun yang membuat kita senang atau bahagia, tetapi kita tetap bisa bersukacita. Bisa bersukacita meskipun kondisi diri kita sulit. Aneh bukan? Tetapi itulah pekerjaan Roh. Yang saya yakini dalam keimanan saya, Tuhan menempatkan Roh-Nya yang membuat saya tetap bisa merasakan sukacita meskipun banyak hal tidak menyenangkan atau hidup setiap hari tak pernah lepas dari masalah. Aku harap, kamu juga bisa memiliki dan merasakannya. Jika kamu ingat tulisanku pada hari sebelumnya tentang cahaya di dalam dirimu, itulah yang kumaksudkan. Roh mu memilikinya, suatu cahaya ada di dalam dirimu.

Hari ini aku ingin berbagi tentang sebuah lagu, salah satu lagu yang biasa aku dengarkan atau nyanyikan ketika aku beribadah kepada Tuhan yang aku percayai. Aku ingin berbagi tentang lagu ini, karena ku harap selain ini bisa mengingatkanku tentang penyertaan Tuhan dalam hidupku, aku juga bisa kembali dikuatkan ketika aku menghadapi perkara - perkara dunia yang sulit dihadapi. Aku tidak bisa memaksamu untuk merasakannya atau memahaminya, tetapi aku harap ini tidak akan mengganggumu bahwa dirimupun bisa mengalami sesuatu ketika membaca atau memikirkan lirik lagunya. Aku juga akan mencantumkan link yang bisa mengarahkanmu langsung kepada video lagu itu, kalau - kalau dirimu ingin mendengarkan langsung seperti apa lagunya. 

Lirik lagunya seperti ini : 

Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok,
namun langkahku tegap
Bukan surya kuharapkan,
kar’na surya ‘kan lenyap.
O tiada ‘ku gelisah,
akan masa menjelang;
‘ku berjalan serta Yesus.
Maka hatiku tenang.

Reff:
Banyak hal tak kupahami
dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini:
Tangan Tuhan yang pegang.

Makin t’ranglah perjalanan,
makin tinggi aku naik.
Dan bebanku makin ringan,
makin nampaklah yang baik.
Di sanalah t’rang abadi,
tiada tangis dan keluh;
Di neg’ri seb’rang pelangi,
kita k’lak ‘kan bertemu.

Reff:
Banyak hal tak kupahami
dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini:
Tangan Tuhan yang pegang.

Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok,
mungkin langit ‘kan gelap.
Tapi Dia yang berkasihan,
melindungi ‘ku tetap.
Meski susah perjalanan,
g’lombang dunia menderu,
dipimpinNya ‘ku bertahan
sampai akhir langkahku.

Reff:
Banyak hal tak kupahami
dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini:
Tangan Tuhan yang pegang.
 

Link lagunya melalui Youtube bisa kau klik dan dengarkan di sini 👉 Tak Ku Tahu Kan Hari Esok 

 

Jadi,  yang ingin aku  sampaikan atau bagikan hari ini denganmu adalah bahwa hidup itu bisa diibaratkan atau digambarkan sebagai sebuah perjalanan. Panjang pendeknya jarak tempuh kita masing - masing, kita tidak pernah tahu karena bukan kita yang menentukannya. Tetapi kita yakin, perjalanan ini pasti akan ada ujungnya. Dalam perjalanan ini kita tidak pernah tahu apa saja yang akan kita temui di setiap sisi jalan, apa saja yang akan kita injak, atau temui dijalan yang kita lewati. Mungkin kadangkala itu adalah bebatuan terjal, tanah yang datar atau bukit yang menanjak, mungkin juga ada duri atau sesuatu yang runcing yang dapat melukai kaki kita, atau kita mungkin bertemu dengan binatang buas atau sesuatu yang membahayakan nyawa kita, bisa pula kita akan bertemu dengan pemandangan yang indah, pepohonan yang sejuk, bunga yang indah, pemandangan alam yang menyegarkan mata, banyak hal. Kita juga tidak pernah tahu besok kita masih akan melanjutkan perjalanan, ke arah mana jalannya, seperti apa kisah atau bentuk perjalanannya, tidak ada satupun dari kita manusia yang bisa mengetahui atau meramalkan seperti apa kisah perjalanannya karena kita tidak memiliki kuasa atau kemampuan untuk mengatur waktu. Namun satu hal yang saya percaya, sesuai lirik lagu tadi mengatakan, bahwa di dalam iman yang saya yakini, perjalanan apapun itu, hari esok atau lusa, mungkin susah dan berat, banyak tantangannya, tetapi ada tangan Tuhan yang memegang selama perjalanan itu. Jadi, selama perjalanan, saya tidak sepenuhnya sendirian. Ada pribadi yang menemani, yaitu Tuhan. Dan Dia setia. 


Begitu pula dengan hidup, sebagai manusia, kita tidak pernah bisa mengetahui tentang hari esok, seperti apa jalan cerita kehidupan kita, beban - beban yang akan kita pikul, setiap masa yang ada seringkali tidak bisa kita pahami. Mengapa hal buruk terjadi, mengapa kita harus menderita, kenapa harus ada tangisan, kesedihan, rasa sakit, mengapa ada orang yang menyakiti kita, mengapa harus ada pergumulan di dalam hidup, kepahitan, ketakutan, kecemasan, kekhawatiran dan berbagai perasaan yang tidak menyenangkan. Namun, dirimu harus meyakini satu hal, jika kamu yakin pada dirimu, cahaya di dalammu akan mengantarmu untuk melalui dan menghadapi semua itu dengan baik. Yah, memang tidak semudah mengatakan atau menuliskannya ketika pergumulan kita berbeda. Namun, kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan harapan bukan? Kita juga memiliki pilihan. Pilihan untuk menang dan mencapai akhir perjalanan kita dengan keyakinan atau mengakhiri perjalanan dengan cara kita sendiri. Dan aku harap itu bukanlah pilihan yang kita tahu akan mematikan cahaya yang ada di dalam diri kita. Karena seperti Blog ini bertajuk "Dirimu Berharga", engkau dan aku berharga, jiwamu, jiwaku. Sesuatu yang berharga pasti akan kita jaga baik - baik bukan? Tetaplah bersemangat. Kamu tidak sendirian.


Jangan lupa untuk berbagi denganku juga, karena aku ada di sini. Kamu bisa menemukanku di sini ketika kamu membutuhkan teman. Percayalah. 🙋

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Hai, Adi, sahabat kamu kembali di sini.💟🙋 I'm Sorry long time not to be with you and sharing anything with you from my blog. Kind of ...