Berpikir Tentang Arti Hidup Manusia.
Dilahirkan sebagai manusia berupa bayi kecil yang lemah, makan minum, tumbuh besar berkembang, kanak - kanak hingga dewasa kemudian tua dan mati. Seberapa banyak waktunya?
Jika fokus hidup adalah hanya mengetahui proses perubahan seperti itu, maka tidak akan ada sesuatu yang berarti dari kehidupan manusia itu, bukan? Lantas hal apa yang penting untuk dipikirkan? Bagaimana manusia memandang hidupnya sebagai sesuatu hal yang penting sehingga hidup dan melewati fase - fase dalam hidup itu tidak berlalu dengan percuma atau tanpa makna. Manusia harus bisa menemukan arti hidupnya, kenapa dan untuk apa dia dilahirkan ke dalam dunia. Mengapa ada orang yang tercipta sebagai dirinya, bernama, berwajah, berbentuk atau berkarakter seperti dirinya atau bahkan ditempatkan di lingkungan yang menjadi tempat dirinya bertumbuh dan hidup. Pertanyaan - pertanyaan seperti ini mungkin perlu menjadi perenungan, karena tentu saja di bawah langit ini, tidak ada sesuatu yang tidak memiliki makna bukan? dan itu akan mengarahkan kita kepada pemikiran bahwa keberadaan kita pasti memiliki artinya tersendiri.
Siapapun dirimu, dimanapun dirimu membaca tulisan ini, atau dalam keadaan apapun dirimu sekarang ini, pikirkanlah tentang makna dirimu, tentang arti hidupmu. Manusia yang tidak hanya diperuntukkan menjalani kefanaan atau kesia - siaan di dalam dunia, yang dilahirkan kemudian tahu bahwa nasib akhir dirinya adalah mati, tetapi lebih dari pada itu, memiliki arti. Entah untuk dirimu sendiri, entah bagi orang -orang yang kamu kasihi, orang - orang terdekatmu, bahkan bagi lingkungan dimana dirimu hidup dan menjalani waktumu. Semoga ketika memikirkannya, kamu bisa mendapatkan energi bahwa dirimu penting, menjadi dirimu yang sekarang dan menjalani hidupmu mungkin memang tidak sesederhana berkata - kata manis seperti hanya sekedar berpikir, tetapi perlu kita ketahui bahwa setiap pikiran yang kita putuskan dalam benak kita, dapat menentukan keputusan yang akan kita jalani. Mungkin, agak sulit bagi kita menjalani hidup tanpa berpikir sebelum bertindak, kecuali kita memang sudah tidak memandang kehidupan sebagai sesuatu yang penting untuk dipikirkan, ibaratnya setiap hari kita menjalani apa saja yang dunia ini sediakan buat kita. Kita tidak bisa mengupayakan apapun, bahkan untuk kebaikan diri kita sendiri. Seperti mayat yang berjalan. Hidup tetapi sebenarnya mati.
Semoga dirimu bisa mengambil waktu ya, setiap hari untuk merenungkan dan berpikir tentang arti hidupmu. Sehingga waktumu tidak berlalu dan habis begitu saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar